RSS
Write some words about you and your blog here

GEOGRAFI: Hidrosfer

TUGAS GEOGRAFI

I.                   Hidrologi
Berikan jawaban pertanyaan dibawah ini dengan benar

1.      Siklus hidrologi dan penjelasan singkatnya. Descrição: G:\download\siklus-panjang.jpeg
Air laut dan daratan, sera respiasi dari tumbuh-tumbuhan menguap menjadi awan lalu air dalam awan turun menjadi butiran-butiran   hujan. Air hujan sebagian masuk ke dalam tanah menjadi air tanah, dan ada pula yang diserap oleh tumbuh-tumbuhan, ada juga yang turun sebagai salju di atas gunung dan akan mencair  sedikit demi sedikit dalam waktu yang lama dan akhirnya akan kembali ke laut. Intinya, air dari laut turun ke gunung/daerah yang lebih tinggi dan turun ke tanah menjadi air tanah, ke darat dan kembali lagi ke laut.
2.      Upaya pelestarian DAS agar tidak mengalami kerusakan lingkungan.
            Dapat dilakukan dengan dua metode, yaitu:
·         Metode vegetatif, antara lain:
a.       Penghutanan kembali lahan hutan gundul.
b.      Penghijauan pada lahan terbuka dan berlereng curam dengan penanaman pohon-pohon serta rerumputan.
c.       Penutupan lahan terbuka dengan tanaman penutup.
d.      Penanaman dengan cara melajur sesuai garis ketinggian (kontur).
e.       Menutup lahan terbuka dengan sisa-sisa tanaman agar bisa ditumbuhi semak-semak.
·         Metode mekanik, antara lain:
a.       Pembuatan selokan atau saluran air.
b.      Pembuatan terasering pada lereng yang curam dengan mengikuti garis kontur.
c.       Pembuatan sumur resapan.
d.      Pembuatan tanggul pada lereng-lereng curam.
3.      Manfaat danau dan rawa bagi kehidupan manusia.
·         Manfaat danau bagi kehidupan manusia, antara lain:
a.       Sebagai sumber irigasi pertanian.
b.      Sebagai tempat untuk perikanan air tawar.
c.       Pembangkit listrik tenaga air (PLTA).
d.      Obyek pariwisata dan sarana olahraga.
·         Manfaat rawa bagi kehidupan manusia:
a.       Untuk menahan dan mengurangi erosi di daerah pasang surut.
b.      Untuk areal pertanian (sawah pasang surut).
c.       Usaha perikanan darat.
d.      Penghasil kayu bakau.
e.       Untuk pupuk dan bahan bakar dengan melalui proses pengeringan terlebih dahulu (tanah gambut).
4.      Faktor yang mempengaruhi banyak sedikitnya air hujan yang meresap di tanah.
Faktor-faktor tersebut antara lain:
a.       Tekstur tanah.
b.      Pori-pori tanah.
c.       Struktur tanah.
d.      Kandungan bahan organik.
e.       Kandungan garam dalam tanah.
f.       Komposisi tanah.
5.      Sungai berdasarkan sumber airnya.
a.       Sungai hujan: sungai yang sumber air utamanya dari air hujan, debit airnya berfluktuasi menurut variasi curah hujan.
b.      Sungai gletser: sungai yang sumber airnya dari pencairan salju.
c.       Sungai campuran: sungai yang sumber airnya berasal dari air hujan dan pencairan salju.
6.      Perbedaan karakteristik kondisi hulu dan hilir sungai.
·         Sungai pada bagian hulu merupakan sungai muda dengan ciri-ciri:
a.       Pengikisan ke arah dalam atau vertikal.
b.      Aliran airnya deras.
c.       Tebingnya curam.
d.      Tidak tejadi proses pengendapan/sedimentasi.
e.       Belum terdapat teras-teras sungai.
·         Sungai pada bagian hilir merupakan sungai tua yang paling dekat dengan laut, ciri-cirinya:
a.       Tidak terjadi pengikisan
b.      Aliran airnya tenang.
c.       Banyak terjadi pengendapan/sedimentasi.
d.      Teras-teras sudah tidak jelas.
e.       Sungai banyak berkelok-kelok.
f.       Terdapat beting-beting pasir di tengah sungai yang disebut dengan delta.
7.      Pengertian danau mati/okbow lake
Okbow lake adalah danau tapal kuda yang terbentuk bila sungai yang berkelok-kelok atau sungai meander melintasi daratan untuk menambil jalan pintas dan meninggalkan potongan-potongan yang akhirnya membentuk okbow lake. Hal ini terjadi karena meander mengalami pengendapan.
8.      Daerah pertemuan arus laut panas dan dingin menjadi pusat kehidupan ikan.
Karena arus dingin merupakan akumulasi plankton. Dimana saat arus panas dan arus dingin bertemu, jumlah plankton semakin banyak dan plankton merupakan makanan bagi ikan-ikan kecil.
9.      Zona dasar laut mulai dari tepi pantai sampai dasar laut terdalam.
a.       Zona litoral atau jalur pasang, yaitu bagian cekungan lautan yang berada diantara pasang naik dan pasang surut.
b.      Zonz epineritik, yaitu bagian cekungan lautan diantara garis-garis surut dan tempat paling dalam yang masih dapat dicapai oleh daya sinar matahari (umumnya sampai sedalam 50m)
c.       Zona neritik, yaitu bagian cekungan lautan yang berada pada kedalaman 50 meter sampai 200 meter . di zona ini banyak terdapat ikan dan tumbuh-tumbuhan laut.
d.      Zona bathial, yaitu bagian lautan yang terdapat pada kedalam 200 meter sampai 1.000 meter dimana pada zona ini tumbuhan sudah semakin berkurang karena sinar matahari sudah tidak ada. Namun, binatang laut masih terdapat pada zona ini.
e.       Zona abisal, yaitu bagian lautan dengan kedalaman lebih dari 1.000 meter. Pada zona ini sudah tidak ada lagi tumbuhan laut karena zona ini sangat gepa. Namun masih ada binatang laut yang bisa hidup di daerah ini karena mereka menimbulkan cahaya dari organnya sendiri.
10.  Pola aliran sungai.
·         Radial sentrifugal, adalah pola aliran yang menyebar meninggalkan pusatnya yang berbentuk kerucut. Ditemukan di daerah dome
·         Radial sentripetal, adalah pola aliran   yang mengumpul menuju ke pusat atau cekungan. Ditemukan di daerah cekungan
·         Dendritik, adalah pola aliran yang tidak teratur mirip seperti cabang-cabang pohon. Ditemukan di daerah plato
·         Trellis, adalah pola aliran yang induk dan anak-anak sungainya membentuk sudut  tegak lurus. Ditemukan di daerah lipatan.
·         Anular, adalah pola aliran sungai yang membentuk lingkaran. Ditemukan di daerah dome
·         Rectangular, adalah pola aliran yang membentuk sudut siku-siku. Ditemukan didaerah patahan.
·         Pinate, adalah pola aliran di mana muara-muara anak sungainya membentuk sudut lancip.


II.                Mitigasi dan Penanggulangan Bencana.

Gambar bencana alam.

Descrição: G:\download\images-5.jpegDescrição: G:\download\images-140.jpeg
Descrição: G:\download\images-46.jpegDescrição: G:\download\images-42.jpeg
Descrição: G:\download\images-49.jpeg

Gambar diatas merupakan bencan alam banjir yang sering terjadi di belahan dunia. Berikut ini merupakan ulasan mengenai banjir:
·         Penyebab terjadinya. Berikut ini merupakan faktor penyebab banjir, antara lain:
a.       Tersumbatnya aliran sungai atau selokan karena sampah yang dibuang oleh masyarakat. Selain sampah, penyumbatan juga terjadi karena pengendapan atau sedimentasi yang terjadi di hilir sungai yang  membuat kemampuan sungai untuk menampung air berkurang.
b.      Penggundulan hutan yang dilakukan secara besar-besaran, sehingga tidak ada lagi tumbuhan yang dapat menyerap air dan akhirnya air mengalir tanpa terkendali.
c.       Curah hujan tinggi  yang menyebabkan sungai tidak mampu menapung volume air yaang melebihi kapasitas daya tampung.
d.      Sedikitnya daerah serap terutama pada daerah perkotaan karena daerah resapan sudah ditutupi oleh aspal, kebanyakan.
e.       Pendirian rumah di sepanjang sungai karena dapat mengurangi lebar sungai dan menyebabkan air mengalir secara tidak optimal.
·         Proses terjadinya banjir:
Banjir dapat terjadi secara alamiah dan nonalamiah.banjir secara alamiah terjadi karena turunnya hujan yangyang jatuh ke permukaan bumi dan tertahan oleh tumbuh-tumbuhan. Setelah itu masuk ke permukaan tanah dan mengalir ke daerah yang lebih rendah setelah itu mengalami penguapan dan keluar ke permukaan daratan.
Sedangkan secara non alamiah ini terjadi karena ulah manusia sepert membuang sampah sembarangan dan menyebabkan aliran air tidak lancar sehingga air terapung di tempat pembuangannya semakin lama semakin menguap setelah itu tinggi dan keluar sehingga mengenai daratan da menyebabkan banjir.
·         Upaya penanggulangannya adalah, sebagai berikut:
a.        Pengoptimalan sungai ataupun selokan.
b.      Larangan pembuatan rumah penduduk di sepanjang aliran pinggir sungai. Karena tanah di pinggir sungai tidak seharusnya digunakn untuk membangun rumah.
c.       Melaksanakan program tebang pilih dan reboisasi agar daerah resapan air banyak ditemukan.
d.      Mempergunakan alat pendeteksi banjir sederhana , alat ini dibuat sederhana agar dapat dibuat oleh banyak masyarakat.
·         Yang terkena dampaknya adalah manusia sendiri, yaitu masyarakat sekitar yang tingal di daerah yang mereka cemari sehingga menjadi penyebab terjadinya banjir.
·         Sedangkan yang bertanggung jawab adalah masyarakat itu sendiri karena sebagian besar banjir terjadi karena ulah masyarakat itu. pemerintah juga turut andil dalam bencana ini karena pemerintah harus menghimbau warganya untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan banjir, seperti menebang pohon secara berlebihan, membuang sampah sembarangan dan membangun rumah di pinggiran sungai.


First English Story

The Different Holiday

I wanna tell about how I spent my holiday in Balikpapan last week. I thought this was a different holiday than the others. Stated from seventh of March until sixteenth of March. It was enough long of my holiday to take a rest and made my brain pause to think all of about lessons. At the first time before I went to Balikpapan, actually I felt sad because had to leave my friends in this city. But I wanted to met my family because I miss them very much. After I arrived at my home, it was like a different. But there was something like usual, they didn’t give welcome to me, especially my sisters. Also one more thing, I always told them everything I had  in Samarinda until the night.
Two days first, I just slept more than activity. And the third day in the morning, I persuaded my father to play badminton together. After that, we played badminton everyday, twice a day. My activities at home were not interesting if you know that. I just played badminton in the morning and then helped my mother, after that I took a bath and sometimes I played with my little brother, sometimes I went to library in center Balikpapan. In the afternoon, I picked my sister up. Everyday I did it. It was the reason why I said that this holiday was different than the others. Because in another holiday, I always met my friends and went until dusk. But I never felt bored at my home. I felt happy and wanted to stay at there.
Some days before I returned, I did more activites. But, I never played badminton again. For example, three days before I returned, I went to the Alpha hill in Manggar area. I went there with my friend and I got recommended from my old sister. The area was far enough from my house. The hill is full of coarse grass. I felt calm and rilex at there. We also took some photos and shared our story each other. At there, the weather is very hot but there were much air. And it made we didn’t feel warm. At noon, we went back to our own house. The next day, I guessed that I return to Samarinda. In this day, I really felt sad because I didn’t wanna back. I had gotten pleasure at my home with my family. But I didn’t returned that day because my father asked me to followed him to take some rambutans in his friend’s garden. The place was very far from my house. The place was in Selok Api. I never went there before. The garden was like forest, I thought. And you must know that I walked in the garden without shoes, because land was muddy. But, I was enjoyed it although my foot was getting dirty. But I was really happy because could pick the rambutan fruit from the tree  and ate it immediately. After enough brought them to house, we went home with a full big sack of rambutans. On the way we went home, the sky was cloudy. It made my father riding the motorcycle quickly. When the rain was getting down, my father made something activity. He read something and blown it to the sky. He also rode the motorcycle very fast. When we arrived at home, the heavy rain was getting down.

The lat day in Balikpapan, I just stayed at home. I really didn’t wanna back to Samarinda, and I didn’t know why. I did all of my activities slowly. I wanted to extend the time to make me had longer time in Balikpapan. I prepared all of my things but I was very lazy to do it. My mother was also angry to me because of my attitude at that time. And when I wanted to go, I was crying. I didn’ t know why . I thought that I didn’t wanna go to leave my family in Balikpapan. That was the first time I felt sad when I wanna back to Samarinda. There was not any selection will be chose because the next day, I had to school. And finally, I could went to Samarinda because I thought that I went to the other city to study, not do something useless. And it was something which made my parents proud to me.

BasketBall


TEKNIK DASAR BOLA BAKET

Ada beberapa teknik dasar dalam olahraga bola basket yakni: passing dan catching,dribbling, shooting, pivot, jump stop,dan rebound. Seorang pemain dalam usia dini atau dari pemula, mereka harus kuat dalam segi teknik dasar. Apabila seorang pelatih tidak memberikan sebuah materi latihan dasar penguatan teknik, maka untuk melakukan sebuah gerakan atau sistem latihan yang lebih rumit pemain tersebut tidak akan bisa mengikuti instruksi dari pelatih. Berikut ini adalah penjelasan mengenai teknik dasar bola basket:

1. Passing dan Catching
Passing berarti mengoper, sedangkan catching artinya menangkap.Dalam passing terdapat beberapa teknik antara lain :
a. Chest pass (operan setinggi dada)
Operan ini dimulai dari memegang bola di depan dada,kemudian bola dilempar lurus dengan telapak tangan ke arah luar.
b. Bounce pass (operan pantul)
Sama dengan chest pass, bedanya hanya lemparan diarahkan ke lantai, usahakan titik pantulnya berada di 3/4 jarak dari pengoper bola.
c. Overhead pass (operan diatas kepala)
Operan dilakukan dengan kedua tangan berada di atas. Penerima bola juga menangkap dengan posisi tangan di atas.
d. Baseball pass
Operan ini dilakukan di atas/belakang kepala, bertujuan agar passing melambung dan melewati lawan. Operan jarak jauh yang dilakukan biasanya lebih dari setengah panjang lapangan. Operan ini tidak terlalu akurat namun berguna pada fast break.
e. Behind the back pass
Teknik gerakan behind the back pass merupakan gerakan yang rumit untuk para pemula. Butuh latihan tekun dan berulang-ulang untuk bisa melakukan gerakan ini dengan baik dan benar. Operan ini sekarang sudah menjadi senjata menyerang yang umum. Keunggulan umpan ini yaitu lawan tidak mengetahui sasaran yang ingin dituju.


2. Dribbling (menggiring bola)
Prinsip dalam mengajarkan teknik dribble antara lain:
•    Kontrol pada jari-jari tangan
•    Mempertahankan tubuh tetap rendah
•    Kepala tegak
•    Melatih kedua tangan agar sama-sama memiliki dribble yang bagus
•    Lindungi bola

Macam-macam dribble :
a.  Change of pace dribble
b.  Low or control dribble
c.  High or speed dribble
d.  Crossover dribble
e.  Behind the back dribble
f.   Between the legs dribble
g.  Spin dribble

3. Shooting (menembak bola ke arah keranjang)
a.  Set shoot
Tembakan ini jarang dilakukan pada permainan biasa. Karena jika penembak tidak melompat, maka tembakannya akan mudah dihalangi. Umumnya tembakan ini dilakukan saat lemparan bebas atau bila memungkinkan untuk menembak tanpa rintangan (free throw).
b. Lay-up shoot
Lay-up dilakukan di akhir dribble. Pada jarak beberapa langkah dari ring, penggiring bola secara serentak mengangkat tangan dan lutut ke atas ketika melompat ke arah keranjang.
c. Jump shoot
Tembakan ini sering dilakukan saat pemain menyerang tidak bisa mendekati keranjang. Tembakan ini sangat sulit dihalangi karena dilakukan pada titik tertinggi lompatan vertical penembak.

4. Cara berputar (Pivot)
Pivot adalah gerakan memutar badan dengan menggunakan salah satu kaki sebagai poros putaran (setelah kita menerima bola). Ada tiga alternatif gerakan yang bisa dilakukan:
a. Pivot kemudian dribble (membawa bola)
b. Pivot kemudian passing (melempar bola)
c. Pivot kemudian shooting (menembakan bola)

5. Jump stop
Jump stop merupakan sebuah gerak berhenti terkendali dan dengan menggunakan dua kaki. Jump stop bisa digunakan pemain penyerang untuk memantapkan kaki yang akan dipakai untuk pivot (poros), menghindari traveling, dan mempertahankan keseimbangan tubuh dengan baik.

6. Rebound

Hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat rebound yaitu make contact, box out, dan jump to the ball. Dalam era basket modern sekarang ini diperlukan gerakan rebound dalam suatu pertandingan. Apabila sebuah tim tidak mempunyai keinginan untuk melakukan defensive rebound maupun offensive rebound, dapat dipastikan tim itu akan kehilangan banyak kesempatan kedua untuk melakukan score pada saat pertandingan.

Cerita Kerajaan Demak-Pajang

KERAJAAN DEMAK DAN PAJANG

Pada zaman dahulu, hiduplah seorang raja yang bernama Brawijaya V. Brawijaya V merupakan seorang raja di kerajaan Majapahit yang menmerintah pada sekitar tahun 1400an. Pada suatu hari, sang ratu Dwarawati, yaitu istri dari Brawijaya V merasa sakit hati karena Ia merasa kurang diperhatikan oleh suaminya.saat itu, ratu Dwarawati melihat Brawijaya V yang sedang bersama selirnya, Siu Ban Ci. Tampak bahwa belakangan ini, suaminya lebih memperhatikan selirnya, yang pada saat itu sedang mengandung anak dari Brawijaya V. Oleh karena  itu, sang ratu akhirnya mengadu kepada suaminya dan menyuruhnya untuk mengusir Siu Ban Ci dari istana kerajaan. Brawijaya pun tidak bisa menolak permintaan istrinya dan dengan berat hati, akhirnya Siu Ban Ci diasingkan ke Palembang. Di sana, Siu Ban Ci akan tinggal bersama sepupu jauh Brawijaya V, yang bernama Arya Damar. Yang saat itu menjabat sebagai bupati Palembang.
Namun, setelah beberapa bulan tinggal bersama Arya Damar, akhirnya mereka pun menikah. Beberapa lama kemudian Siu Ban Ci melahirkan seorang anak laki-laki, yang sekarang kita kenal dengan nama Raden Patah. Saat beliau tumbuh dewasa, beliau diamanahkan Ayah tirinya, Arya Damar untuk menjadi bupati Palembang, meneruskan jabtan Ayahnya. Namun Ia menolak karena Ia memutuskan untuk memperdalam ilmu agama dengan merantau ke pulau Jawa, tujuannya tidak lain adalah untuk berguru kepada sunan Ampel. Orang tuanya pun mengizinkan dia untuk pergi.
Saat ia berada di Jawa, Ia diamanahkan oleh sunan Ampel untuk membangun demak. Namun ternyata, hal itu tidak diperkenankan oleh Brawijaya V. Tetapi akhirnya Brawijaya mengizinkan setelah sunan Ampel datang dan memberitahu bahwa yang akan membangun Demak itu adalah anaknya, dari Siu Ban Ci. Setelah membangun Demak, Raden Patah mengadakan perluasan wilayah, termasuk ke daerah kekuasaan Majapahit. Dan sampai akhirnya, Majapahit dapat ditaklukkan oleh Raden Patah.
Pada akhirnya Demak menjadi sebuah kesultanan dengan seorang raja yang bernama Raden Patah. Raden Patah memerintah dari tahun 1500 M – 1518 M.Ia mempunyai seorang anak laki-laki yang gagah berani. Anaknya bernama Pati Unus, dan dijuluki Pangeran Sebrang Lor. Julukan itu Ia dapatkan karena ketangkasannya melawan Portugis di Malaka pada tahun 1513 M. Pendirian kesultanan ini tidak lain adalah atas dasar bantuan para sunan, karena kesultanan ini sangat berkolerasi dengan baik bersama para sunan, sehingga memudahkan dalam menyebarkan agama Islam.
Sepeninggal Raden Patah, kesultanan pun dipimpin oleh Pati Unus. Namun Pati Unus hanya memimpin selama 3 tahun, yaitu pada tahun 1518 M – 1521 M. Selama memimpin, Pati Unus dikenal sebagai Raja yang sangat tangkas dalam berperang. Setelah kepemimpinan Pati Unus, terajdi perebutan kekuasaan antar Pati Sultan Trenggana dan Pangeran Sekar Seda Ing Lepen. Namun, Sunan Prawata, membunuh Sekar Seda Ing Lepen dan Sultan Trenggana pun naik tahta. Pada masa kepemimpinannya, kesultanan Demak mencapai puncak kejayaannya. Banyak daerah di pulau Jawa yang berhasil dikuasai oleh Sultan Trenggana, seperti Sunda Kelapa, Banten, Cirebon, Gresik, Malang dan Pasuruan. Pada tahun 1546, Sultan Trenggana wafat dan khirnya, Sunan Prawata naik tahta. Namun, pada masa kepemimpinan Sunan Prawata, kesultanan Demak mengalami kemunduran. Akibatnya, banyak daerah yang melepas diri dari kesultanan Demak. Semua ini terjadi karena Sunan Prawata tidak mewarisi sifat ayahnya yang pandai berpolitik, melainkan Ia sibuk mempelajari ilmu agama.
Sunan Prawata wafat akibat anak Sekar Seda Ing Lepen, yaitu Arya Panangsang membunuhnya seusai sholat asar. Akhirnya, kesultanan di ambil alih oleh Arya Panangsang. Namun saat kepemimpinan Arya Panangsang, banyak yang tidak menyukainya, termasuk Pangeran Kalinyamat. Karena merasa Pangeran Kalinyammat akan menggagalkan Ia menjadi raja, akhirnya Ia membunuh Pangeran Kalinyamat.
Dibalik kematian Pangeran kalinyamat, tersimpan rasa sakit hati yang mendalam oleh istrinya, Ratu Kalinyamat. Akhirnya, Ia mendatangi kakak iparnya, Hadiwijaya atau yang kita kenal dengan nama Joko Tingkir untuk meminta bantuan, yaitu membunuh Arya Panangsang. Hadiwijaya pun setuju namun tanpa Ia sadari, Ia lupa bahwa Arya Panangsang satu guru dengannya. Oleh karena itu Ia tidak boleh membunuhnya. Akhirnya, Hadiwijaya membuat sayembara untuk membunuh Arya Panangsang. Yang berhasil akan mendapatkan hadiah berupa tanah di Mataram dan di Pati.
Tak beberapa lama setelah pengumuman sayembara itu, datang dua orang yang tertarik untuk mengikuti sayembara tersebut, yaitu Ki Panjawi dan Ki Ageng Pemanahan. Akhirnya mereka menyusun rencana, karena konon katanya, Arya Panangsang adalah orang yang sakti. Akhirnya, anak Ki Ageng Pemanahan yang bernama Sutawijaya yang berhasil membunuh Arya Panangsang. Setelah pArya Panangsang wafat, Demak akhirnya menjadi bawahan kesultanan Pajang yang dipimpin oleh Hadiwijaya/Joko Tingkir.
 Sesuai dengan janjinya bahwa Hadiwijaya akan memberikan tanah kepada mereka yang berhasil membunuh Arya Panangsang. Namun Hadiwijaya tidak memberikan tanah yang di Mataram kepada Ki Ageng Pemanahan setelah Ia mendapat ramalan dari Sunan Prapen bahwa akan ada sebuah kerajaan di Mataram yang akan meruntuhkan Pajang. Tetapi, Ki Panjawi mendapatkan tanahnya di. Dan karena hal itu, Ki Ageng Pemanahan melapor kepada sunan Prapen akan sikap Hadiwijaya yang tidak menepati janji. Setelah itu, Hadiwijaya memberikan tanahnya yang di Mataram dengan syarat Ki Ageng Pemanahan wajib melapor selama sebulan sekali mengenai perkembangan Mataram. Ki Ageng Pemanahan pun menyetujuinya.
Sepeninggal Ki Ageng Pemanahan, Mataram dipimpin oleh anaknya, Sutawijaya. Karena ayahnya selalu melaporkan perkembangan Mataram dengan tepat waktu, Hadiwijaya kini menyuruh Sutawijaya hanya melapor selama setahun sekali dan bahkan, Sutawijaya diangkat sebagai anaknya. Namun, Mataram berkembang sangat pesat. Sampai pada akhirnya, Hadiwijaya menyuruh pengawal kerajaan untuk bertamu kepada Sutawijaya. Karena yang datang hanya pengawal, maka Sutawijaya memperlakukannya dengan tidak baik bahkan Ia mengusirnya. Tak lama setelah hari itu, Pangeran Benawa dan  Arya Pamalad beserta orang-orang dari kerajaan mendatangi Hadiwijaya dengan maksud silaturrahmi. Dan alhasil, mereka mendapat perlakuan yang sangat baik. Namun, ada kejadian tidak sengaja karena anak suluh Sutawijaya tidak sengaja membunuh salah satu prajurit dari kesultanan Pajang.
Setelah sampai di istina, Pangeran Benawa melaporkan semua kebaikan Sutawijaya, sedangkan Arya Pamalad dan pengawal lainnya melapor bahwa Sutawijaya adalah seorang pengkhianat dan Sutawijaya ingin menghancurkan kesultanan Pajang. Tak lama setelah kejadian itu, ada sebuah kejadian gempar di kerajaan, yaitu adanya seorang pemuda yang menyusup ke dalam istana dengan maksud ingin menggoda anak Hadiwijaya yang perempuan. Hal itu, merupakan perbuatan yang tidak sopan. Oleh karena itu, Hadiwijaya menghukum ayah pemuda itu, yang merupakan Bupati di daerah Pajang dengan mengasingkannya ke tempat lain.
Ternyata, istri dari bupati itu tidak terima dan mengadu kepada Sutawijaya yang merupakan keluarga jauh dari istri bupati tersebut. Sutawijaya pun tidak bisa tinggal diam. Ia merasa bahwa ayah tirinya itu, yaitu Hadiwijaya sudah berbuat sesuatu yang sangat tidak baik. Akhirnya, Sutawijaya pun mengerahkan pasukannya, untuk melawan kesultanan Pajang. Hadiwijaya yang mendengar kabar itu langsung mengerahkan seluruh pasukannya karena ia berusaha untuk melawan takdirnya yang akan dikalahkan oleh Mataram.
Di tengah peperangan, tanpa disadari, terjadi gunung meletus dan mengakibatkan pasukan dari Hadiwijaya terkena lava yang keluar dari letusan gunung berapi tersebut. Akibatnya, kesultanan Mataram berhasil kalah dalam peperangan itu karena faktor alamiah. Setelah kejadian itu, Hadiwijaya kritis dan beliau memanggil kedua anaknya, yaitu Pangeran Benawa dan Arya pangiri(menantu Hadiwijaya). Hadiwijaya berpesan kepada mereka untuk tidak sedikitpun menyimpan rasa dendam dan benci kepada saudara mereka, Sutawijaya. Karena sesungguhnya, kematian Hadiwijaya ini bukan karena Sutawijaya, melainkan ini sudah takdir.
Setelah Hadiwijaya meninggal dunia, terjadi perebutan tahta antara Pangeran Benawa dengan Arya Pangiri. Namun akhirnya, panembahan sunan kudus mengatakan bahwa yang berhak menjadi raja adalah Arya Pangiri, karena usia Pangeran benawa yang lebih muda dari kakaknya, yaitu istri dari Arya Pangiri. Dan Pangeran Benawa diasingkan ke Jipang untuk menjadi seorang bupati di sana. Namun, saat memrintah, bukannya masalah kerajaan yang diurus oleh Arya Pangiri. Ia malah sibuk mengatur strategi bagaimana mengalahkan Sutawijaya. Akibatnya, kesultanan Pajang mengalami kemunduran, dan rakyatnya pun banyak yang kehilangan mata pencaharian dan menjadi perampok. Dan sebagian dari rakyatnya, ada yang pindah ke Jipang untuk mengabdi kepada Pangeran Benawa.

Pangeran Benawa yang mengetahui hal itu, tidak hanya berdiam diri saja. Ia segera mendatangi saudara tirinya, Sutawijaya untuk meminta bantuan. Akhirnya, terjadilah Perang antara Pangeran Benawa yang dibantu Sutawijaya dan Arya Pangiri. Dan akhirnya, peperangan itu dimenangkan oleh Pangeran Benawa dan Sutawijaya. Akhirnya, Arya Pangiri dikembalikan ke Demakpada tahun 1586, Pangeran Benawa resmi menjadi raja kesultanan Pajang menggantikan Arya Pangiri. Namun, setahun kemudian, Ia meninggal dunia karena karena sakit. Dan setelah itu, karena Sutawijaya merupakan Saudara tiri dari Pangeran Benawa, maka Sutawijaya menjadikan Pajang sebagai bawahan dari Mataram.

SHORT STORY: My Life

Mungkin aku hanya bermimpi bisa melanjutkan sekolah nanti. Tidak hanya belum memiliki tujuan, aku juga sadar Bibiku tidak mungkin mampu membiayaiku untuk masuk ke perguruan tinggi. Aku bukan satu-satunya anak yang harus diurus Bibiku, dia memiliki 2 orang anak yang masih jauh perjalanan hidupnya. Sedangkan Bibiku hanya pembantu rumah tangga,dan suaminya hanya menjadi tukang ojek untuk menafkahi keluarganya. Mungkin aku bisa saja berusaha mendapatkan beasiswa agar bisa  melanjutkan sekolahku. Tapi itu hanya sebuah mimpi belaka.
Pagi ini, aku memang tidak sekolah dikarenakan libur memperingati maulid Nabi Muhammad SAW. Sejak tadi, aku sudah membantu Bibiku membersihkan rumah. Dan sekarang aku hanya memilih berdiam diri dan menerawang ke luar jendela kamar. Tugas sekolah yang sedari tadi menunggu untuk diselesaikan pun,hanya sesekali ku lirik. Bukan berarti aku malas mengerjakan tugasku, aku sudah mencoba mengerjakannya sejak tadi malam. Tapi, semuanya sia-sia, karena aku tidak bisa berpikir kritis terhadap tugasku ini. Aku hanya selalu mengeluh jika mendapatkan tugas semacam ini.
Aku melangkah malas menuju sekolah. Saat di dalam angkutan kota, langit tampak gelap. Aku pun sedikit merasa gelisah, dan tentu saja aku lupa membawa payung. Saat aku turun dari angkutan kota, hujan turun dengan derasnya serta membuat seragamku basah. Aku pun dengan segera mencari tempat berteduh sementara karena jarak ke sekolahku masih terlalu jauh jika dilalui bersama hujan. Tak berapa lama, hujan mulai reda dan tanpa aku sadari, aku telah terlambat masuk kelas. Dalam kondisi basah dan terlambat, guruku dengan segan menyuruhku keluar hingga seragamku kering. Teman-temanku hanya menatapku, ada yang menatap tak peduli, banyak yang menatapku jijik dan hanya sedikit yang menatapku iba. Tidak, bukan sedikit lebih tepatnya satu, yaitu sahabatku, Lila. Akupun hanya dapat mengangguk dan tersenyum miris menyanggupi permintaan guruku itu.
Langit sedari tadi belum memunculkan sang surya. Itulah yang membuatku sehaian ini tidak menikmati bangku sekolah. Guru macam apa yang tega melakukan ini?? Aku tahu,anak beasiswa sepertiku tak pantas berada di sekolah itu. Tapi mau bagaimana lagi, hanya ini satu-satunya cara agar aku dapat melanjutkan hidupku. Andai saja orang tuaku bersamaku saat ini. Andai kecelakaan itu tidak terjadi. Masih baik Tuhan menjagaku disebuah keluarga yang penuh kesederhanaan ini. Itulah yang ku fikirkan sedari tadi di dalam kamarku sambil menerawang ke luar kamar. Sampai akhirnya suara jeritan adik sepupuku terdengar. Saat aku beranjak keluar kamar, aku mendapati Pamanku yang terduduk di sofa tua dengan luka gores di beberapa bagian tubuhnya. Aku segera mengambil air dan membersihkan luka Pamanku. Ternyata, pamanku baru saja mengalami kecelakaan dan menyebabkan motor Pamanku rusak parah. Saat ini aku bergumam dalam hati, “ ya Allah, cobaan apalagi yang Engkau berikan??”
Waktu mungkin berlalu begitu cepat sampai akhirnya, ujian nasional tinggal dua bulan lagi. Dan aku semakin yakin tidak dapat melanjutkan studiku lagi. Bagaimana tidak? Sampai saat ini Pamanku masih belum bekerja lagi. Tidak mungkin aku bergantung pada Bibiku yang hanya bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Sepanjang perjalanan pulang inilah aku merenung kembali. Sampai akhirnya aku melihat wanita usia sekitar 40-an lewat di depanku. Yang kurasakan adalah getar di seluruh tubuhku dan seketika tubuhku mengikuti wanita tersebut. Aku tidak asing dengan sosok itu, dia seperti seseorang yang pernah menjadi bagian penting hidupku. Saat aku sudah memastikan kebenarannya, aku segera berlari ke arahnya dan menarik tangannya. Namun saat ia membalikkan badannya, ia malah tampak bingung dan segera melepaskan cengkraman tanganku sambil berkata, “kau siapa? Mungkin Anda salah orang. Maaf”. Dia pun segera pergi namun aku mencegahnya. Dan ketika ia ingin melepaskan diri dariku, tanpa sengaja tubuhku terhempas ke tanah olehnya. Dia segera pergi tanpa berkata apapun.
Aku berjalan terlunta-lunta menuju rumah. Aku yakin aku benar. Apa salahnya aku mendatangi dia yang selama ini meninggalkanku. Akhirnya aku sampai juga di rumah. Namun, saat aku melihat raut wajah Pamanku, ada yang berbeda darinya. Seperti ada yang dia sembunyikan, bahkan gerak geriknya pun aneh. Aku hanya menatapnya sejenak dan meninggalkannya yang masih kikuk itu menuju kamar. Setelah lama aku mengurung diri di kamar, akhirnya aku memutuskan membersihkan kamar Bibiku sebelum dia pulang. Saat aku merapikan tempat tidur, aku menemukan secarik kertas di bawah bantal bertuliskan namaku. Dengan ragu aku membukanya dan mulai membacanya. Tanpa sadar aku meneteskan air mata. Dalam surat itu terdapat tulisan tangan yang sangat ku kenali.
Anakku, mafkan ibumu yang telah meninggalkanmu. Maafkan ibu yang tidak pernah menghubungimu. Maafkan kami yang lebih memilih karier kami. Maaf, ibu baru berani mengirimimu surat. Setelah kejadian 3 tahun lalu, ibu mengaku salah, nak. Ibu membiarkanmu menanggung kesedihanmu sendiri agar karier ibu tidak hancur saat diberitakan memiliki anak yang bisu. Saat itu, dengan tega ibu menyatakan bahwa kamu sedang bersekolah di luar negeri dan karena itulah kau tinggal bersama Bibimu. Maafkan Ibu yang pergi begitu saja saat itu. Dan maafkan Ayahmu sebesar-besarnya, karena Ia sudah tenang di alam sana, nak. Ayahmu meninggal karena kecelakaan seminggu lalu. Maaf Ibu baru memberitahumu sekarang. Tolong jangan cari Ibu. Ibu malu berjumpa denganmu, Ibu terlalu hina dan tak pantas bertemu denganmu.
Aku hanya meneteskan air mata tanpa mengeluarkan sedikit suara pun. Dan tanpa sadar Pamanku masuk kamar dan tampak kaget saat melihatku. Aku pun segera pergi dan seketika Pamanku hanya dapat mengucapkan maaf. Mungkin Pamanku tahu aku sedang ingin sendiri. Memang benar, sampai dua jam berlalu, tak ada satu pun yang menggangguku. Aku pun segera menyeka air mataku ketika teringat akan ujian nasional yang akan berlangsung kurang dari dua bulan lagi. Dan seketika aku sangat berambisi untuk mendapatkan beasiswa kuliah ke luar negeri. Aku tidak kuat berdiam diri dan membebani keluarga Bibiku. Dan mulai malam ini aku memulai usahaku untuk belajar sekuat tenaga.
Dan benar saja, usahaku tidak sia-sia. Hasil ujian nasional ku sangat memuaskan. Setidaknya dapat membantuku untuk mendapatkan beasiswa kuliah. Aku masih harus berjuang untuk tes itu minggu depan. Paman dan bibiku mungkin saja bangga kepadaku dengan hasil pencapaianku ini. Namun, masih saja aku teringat akan Ibuku. Ibu yang dengan tega meninggalkanku. Dan mengingat hal itu, membuatku semakin ingin meninggalkan negeri ini. Aku pun bingung mengapa aku bisa dendam seperti ini kepadanya.
Hari yang kutunggu itupun datang. Aku segera membuka website pengumuman kelulusan penerimaan beasiswa. Dan betapa terkejutnya aku saat mengetahui namaku tertera disana. Aku pun langsung memberitahu Paman dan Bibiku mengenai hal ini. Mereka pun ikut senang dan bangga oleh pencapaianku. Dan Bibiku pun menyanggupi untuk memasak banyak makanan untuk merayakan keberhasilanku ini. Sementara, aku sibuk menyiapkan berkas untuk diserahkan besok.
Keesokan harinya, dengan senang hati aku berangkat menuju salah satu universitas untuk menyerahkan berkas. Dan saat aku menyerahkannya, aku mendapati kebingungan di wajah petugas yang menerima berkasku. Lalu ia mendatangi petugas yang lain sambil berbisik kepadanya. Dan setelah itu, petugas itu berkata bahwa aku tidak diterima. Tentu saja aku kaget mendengar semua itu dan tanpa sadar air mataku menetes. Dalam hati aku bergumam, apa karena aku bisu? Dan petugas itu hanya meminta maaf kepadaku dan menyuruhku pulang. Aku pun tidak bisa diam dengan semua ini. Aku memohon-mohon kepada mereka namun tak ada yang mendengarkan. Sampai akhirya ada seseorang laki-laki datang dan bertanya apa yang sedang terjadi. Lalu akhirnya ia menyanggupi untuk bertanggung jawab atas diriku di perguruan tinggi nanti. Dia berkata bahwa bisu bukan penghalang bagiku. Dan tidak ada ketentuan bagi tunawicara untuk tidak diterima.
Aku tidak tahu bagaimana aku berterima kasih pada laki-laki itu. Dan bahkan pada Tuhan Yang Maha Esa. Berkat-nya lah aku dapat menggapai cita-citaku. Dan berkat-nya pula detik ini aku dapat menikmati keindahan Melbourne secara langsung. Dan langkahku terhenti ketika seseorang menepuk bahuku. Saat aku menoleh, aku terkejut bukan main. Aku segera melangkah dengan cepat, berusaha meninggalkannya. Namun usahaku sia-sia, dia tetap mengejarku dan tanpa sadar aku sudah terjatuh karena berusaha melepaskan diri darinya. Dalam hati aku berkata, “mau apa Ibu kembali padaku?”. Ibuku lalu memelukku dan berkata, “maafkan Ibu, Ibu janji mulai saat ini tidak akan meninggalkanmu lagi”. Namun aku melepaskan pelukan itu dan berjalan mundur. Ibuku pun bersujud kepadaku dan meminta maaf. Aku pun tak kuasa meneteskan air mata. Tetapi Ibuku sudah beranjak pergi. Aku pun berlari ke arahnya dan segera memeluknya. Ibuku balas memelukku dan tersenyum.             


SIMPLE DRAMA


ARTI SEBUAH PERSAHABATAN

Di sebuah kantin kecil,duduk 4 orang siswa yang sedang menikmati sebuah bakso pada jam istirahat. Mereka bersahabat, sejak masih duduk di sekolah dasar. Terjadilah perbincangan kecil di antara mereka.
Novan : “eh, kan bentar lagi kita mau lulus nih. Kalian pada mau ngelanjutin dimana?”
Farida : “oh iya, aku di suruh sama orang tuaku buat lanjutin SMA di Balikpapan nih.”
Dicky : “loh kok sama Far, aku juga loh. Rencananya aku mau masuk SMAN 1, kalo kamu?”
Farida : “eh Dik, kita samaan. Aku juga mau nyoba daftar di sana. Kalo kamu, Mel?Van?”
Memel & Novan : “aku tetap di Samarinda”
Dicky : “wesss.. janjian kah ngomongnya ? hahaha .” (tertawa kecil)
Memel & Novan : “ aku aja mau di SMAN 3”
Farida : “haha, mereka sehati, Dik.”
Memel : apaan sih, gak lucu.”
Dicky : “sudah..sudah. Ke kelas yok, udah mau masukan nih.”
Novan : “eh tunggu dulu!”
Memel : “kenapa , Van?
Novan : “aku belum bayar baksonya.”
Memel  : “masya Allah, cepat sana!”
            Sesampainya mereka di kelas, mereka mendapati kelas dalam keadaan kosong.
Dicky : “oh iya, aku lupa. Tadi kata Bu Susi, abis istirahat anak kelas IX boleh pulang.”
Memel : “oh iya ya, kan kita gaada belajar lagi. Tinggal nunggu nilai UN.”
Farida : “ayo pulang, pulang. Aku lelah dengan semua ini.
Memel : “farida lebay.”
            Beberapa bulan berlalu. Mereka pun sudah mendapatkan SMA nya masing-masing. Seperti kenyataan, Dicky dan Farida diterima di SMAN 1 Balikpapan. Sedangkan Novan dan Memel diterima di SMAN 3 Samarinda. Namun, sebelum berpisah, mereka memutuskan untuk berkumpul bersama di sebuah taman.
Memel : “jadi, kita tepisah-pisah nih?”
Dicky : “tepisah apanya, Mel? Kita masih utuh tuh. Ada badan, tangan, kaki, kepala. Apa yang tepisah.”
Novan : “Dik, gausah ngelawak. Gak lucu tau!”
Farida : “walaupun kita terpisahkan oleh jarak. Tapi kita tetep sahabat kan?”
Novan : “iya, nanti tiap sebulan sekali, kita ngumpul-ngumpul kayak gini lagi. Kan Balikpapan-Samarinda dekat.”
Memel : “sip deh. Janji ya, kita tetep sahabt selamanya. Jangan sampai persahabatan kita renggang. Oke, ayo kita janji.”
            Mereka pun berjanji untuk tetap menjaga persahabatn mereka walau terpisah jarak.
Satu bulan berlalu....
*Perbincangan di telpon
Novan : “sekarang udah satu bulan, kapan nih kita fix ketemu?”
Dicky : “hari sabtu-minggu aja, di Balikpapan ya. Kita ketemuan di pantai aja.”
Memel :”eh, aku gak bisa. Maaf banget ya. Aku harus tampil drum band hari minggu nya.”
Novan : “yaudah deh, lain kali aja. Satu gak datang itu beda rasanya.”
Farida : “oke, nanti kabari lagi ya.”
Memel : “sip.”
            Pada bulan selanjutnya…
*Perbincangan lewat telepon
Novan : “hai hai, udah bulan ke-2 nih. Kapan kita ketemuan?”
Memel : “ayo sudah. Bulan ini aku free. Umm, hari jumat-minggu aja, kan libur tuh.”
Farida : “iya mel, lebih banyak lebih baik.”
Dicky : “oke deh. Hari sabtunya aja. Kita ketemuan di pantai kemala.”
Memel : “oke.habis ashar ya.”
Farida : “ingat, saling tunggu satu sama lain di pantai itu.”
Hari itu pun tiba.
Tiba-tiba, handphone Novan pun berbunyi. Dan ternyata itu adalah telpon dari Memel.
Novan : “kenapa mel?”
Memel : “Van, maaf banget yahh. Tolong bilangin ke yang lain. Aku gak bisa datang. Barusan mamaku nelpon, kalo papaku sakit. Jadi, aku harus balik ke Samarinda. Maaf ya.”
Novan : “yah, mel… umm yaudah deh, semoga papamu cepat sembuh ya.”
Memel : “iya, makasih ya Van.”
            Setelah itu, handphone Novan kembali berdering. Kali ini adalah telpon dari Dicky.
Dicky : “Van, tiba-tiba aku ada latihan dadakan buat lomba besok. Aku gak enak kalo gak datang. Soalnya aku kaptennya.”
Novan : “gak bisa kah, Dik? Memel udah gak datang juga lohh.”
Dicky : “beneran, Van. Tadi aku udah mohon-mohon sama pelatihku. Tapi tetap gak bisa
Novan : “jadi?”
Seketika telpon dari Dicky pun terputus. Lalu , Novan pun melihat 1 buah pesan baru dari Farida. Di pesan itu tertulis kalau dia tidak bisa datang karena sakit. Novan pun mencoba menhubunginya, namun nomornya tidak aktif.
Novan : “mereka bilang mau ketemuan, kenapa  jadi begini? Sesibuk itukah mereka?”
Akhirnya novan memutuskan untuk pergi ke mall sambil melepas kelelahan. Namun, saat di mall, dia melihat  seseorang miri Memel bersama laki-laki.
Novan : “memel? (sambil menepuk bahunya)”
Memel : “(menoleh) No..No..Novann, kamu ngapain di sini.”
Novan : “loh, seharusnya aku yang nanya, kamu ngapain di sini? Kamu bilang papamu sakit? Terus dia siapa? Kamu bohong ya, Mel? Kamu lebih milih dia, daripada kita mel?”
Memel : “bukan gitu.”
Novan : “udahlah mel. Aku gak butuh alasanmu yang gak logis itu.”
Novan pun pergi meninggalkan Memel. Dan dia pun juga bertemu Farida dan Dicky.
Novan : “kalian?”
Dicky : “eh Novan. Ngapain di sini?”
Novan : “seharusnya aku yang nanya kalian. Ngapain kalian di sini? Terus ngapain Cuma berdua?
Farida : “ohh, tadi aku ketemu Dicky .”
Novan : “bentar dulu, bukannya kamu sakit, Far? Kamu juga, Dik. Bilangnya mau latian basket. Kenapa sih kalian semua bohongin aku? Udah lah. Kalian emang bukan sahabat kalo begini caranya.”
Novan pun bergegas meninggalkan mereka berdua. Dan memutuskan untuk pulang. Namun  di perjalanan, dia mengalami kecelakaan. Motor yang Ia kendarai di tabrak oleh truk. Akibatnya, dia sekaran koma di RS. Pertamina Balikpapan. Sahabat-sahabatnya yang mendengar kejadian itu, langsung menengoknya di rumah sakit.
Dicky : “Van, kamu kenapa bisa begini sih?”
Farida : “iya, Van. Maafin kita ya. Ini semua kita lakuin buat kamu, Van.”
Memel : “iya, Van. Padahal kita mau buat surprise untuk ulang tahunmu. Kita gak bermaksud buat bohongin kamu kok.”
            Dua hari berlalu. Novan masih dalam keadaan tak sadarkan diri. Di sisi lain, sahabatnya selalu datang sambil membacakan ayat-ayat suci al-qur’an untuk Novan, agar dia sadar dari komanya.
Farida : “Van, bangun dong. Tidur lama itu gak bagus loh.”
Memel : “iya, Van. Cepet bangun. Nanti kita jalan-jalan ke pantai. Pasti seru.”
Dicky : “Van, kamu gak kangen kita kah, tidur terus.”
            Tak lama, Novan pun mulai sadar dan membuka matanya. Namun, di sampan itu ada hal yang tidak beres.
Memel : “Van, kamu udah sadar? Alhamdulillah “
Novan : “kalian siapa?”
Farida : “Van, ini kita. Sahabatmu, aku Farida, ini Dicky sama Memel.”
Novan : “seingatku, aku gak punya sahabat. Kalian jangan ganggu aku. Aku gak kenal kalian. Mending kalian pergi dari ruangan ini!”
Dicky : “loh Van. Kok gi-“
Novan : “(memotong pembicaraan Dicky) ku bilang pergi ya pergi!”
Farida : “udah, mending kita pergi aja .”
Lalu mereka pun pergi. Beberapa langkah, terdengar suara Novan memanggil.
Novan : “tunggu! (sambil beranjak dari tempat tidur.”
Memel : “eh Van. Ngapain? Kamu kan belum sembuh total.”
Novan : “emang siapa yang sakit?”
Farida : “bentar, kamu bohongin kita yaa.”
Novan : “emangnya kalian gak bohongin aku?”
Dicky : “sudah, sudah. Sekarang kita sama-sama bohong kan. Jadi gak ada yang perlu di salahin lagi.”
Memel : “jadi,.. ayo kita ke pantaiiii!”
Farida : “Mel. Sabar dulu mel. Ngebet banget ya.”
Memel : “hehe gak juga sih.”
Novan : “tetap sahabat kan hahaha.”
Dicky : “iya dong. Van, traktiran nya ya. Kan kamu ultah.”
Novan : “tenang aja. Kan sahabat.”

            Mereka pun selanjutnya pergi ke pantai untuk berlibur bersama sekaligus meryakan ulang tahun Novan. Dan semenjak kejadian itu, persahabatan mereka semakin erat. Mereka sering mengadakan acara kumpul bersama.  Dan tidak ada lagi permusuhan atau perkelahian diantara mereka walaupun mereka saling terpisah antara kelas dan kelas, bahkan kota dan kota. Karena bagi mereka, persahabatan adalah segalanya.